MENGWI, BALI – Ikatan Guru Indonesia (IGI) Provinsi Bali sukses menggelar Musyawarah Wilayah (MUSWIL) II pada Sabtu, 6 Juni 2026. Bertempat di Aula SMAN 3 Mengwi, Kabupaten Badung, agenda akbar lima tahunan ini berhasil menetapkan nakhoda baru untuk masa bakti lima tahun ke depan. Melalui proses musyawarah yang demokratis, I Wayan Gede Suweca Antara, S.Kom., M.Kom. resmi terpilih sebagai Ketua Wilayah IGI Provinsi Bali Periode 2026–2031.
Kegiatan MUSWIL II tahun ini mengusung dua agenda utama, yakni penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Wilayah IGI Provinsi Bali periode tahun 2021-2026 serta Pemilihan Ketua Wilayah yang baru. Acara ini dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Kadisdikpora) Provinsi Bali yang diwakili oleh Koordinator Pengawas Disdikpora Provinsi Bali, Drs. I Wayan Suwira, M.Pd., M.Si.
Rangkaian acara telah dimulai sejak pukul 08.00 WITA dengan registrasi para peserta dari berbagai daerah di Bali. Memasuki acara pembukaan, suasana berlangsung khidmat saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars IGI, dilanjutkan dengan penyampaian sambutan hangat dari Pelaksana Tugas (Plt) Ketua IGI Bali, Luh Putu Agustinawati S.Si,. M.Si. Pada kesempatan ini, Dewan Kehormatan sekaligus inisiator berdirinya IGI Bali, Dr. Made Suciani, M.Pd., juga berkesempatan menyampaikan selayang pandang perjalanan berdirinya IGI Bali sebelum dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia yang diwakili oleh Wakil Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia, Halil Subagiono. Selain agenda organisasi, pembukaan Muswil ini juga diisi dengan aksi sosial berupa penyerahan donasi untuk bencana alam dan sesi foto bersama.
Selain dari Dinas Pendidikan dan Kepemudaan Provinsi Bali, pada kesempatan MUSWIL II ini juga dihadiri oleh unsur Dewan Pembina, Dewan Pakar, dan mitra kerja IGI Provinsi Bali, diantaranya Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bali, Kepala Balai Bahasa Provinsi Bali, Perwakilan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Bali, Perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Bali, Ketua Wilayah Persatuan Guru Nahdatul Ulama (Pergunu) Provinsi Bali, Ketua Wilayah Persatuan Guru Madrasah (PGM) Provinsi Bali, Ketua Relawan TIK (RTIK) Provinsi Bali, Rektor Universitas Primakara, Perwakilan ITB STIKOM Bali, Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung, dan Dr. Luh Nyoman Seri Malini, S.S, M.Hum. Kehadiran mitra IGI Bali ini menguatkan eksistensi IGI Bali di kancah pendidikan Provinsi Bali, yang mengemban tugas penting sebagai salah satu organisasi profesi pendidikan berbadan hukum resmi, yang tentunya memiliki tujuan sejalan, yaitu memastikan kualitas pendidikan Bali semakin meningkat.
Persidangan berjalan dinamis namun tetap kondusif melalui beberapa tahapan penting di bawah presidium sidang I Made Suinata, ST., I Gusti Nyoman Suardeyasa, S.Ag., dan I Gede Artamayasa, M.Pd. Pada Sidang Pleno I, Pengurus Wilayah Periode 2021-2026 beserta Dewan Kehormatan memaparkan laporan pertanggungjawaban mereka, yang kemudian dinyatakan demisioner setelah disahkan oleh forum. Setelah itu, peserta dibagi ke dalam tiga komisi sidang untuk merumuskan mekanisme pemilihan ketua, Garis-Garis Besar Program Kerja (GBPK) IGI Bali, serta rekomendasi organisasi ke depan.
Memasuki puncak acara pada Sidang Pleno II, forum melakukan pengajuan, verifikasi, hingga penetapan calon ketua. Hasil akhir persidangan menetapkan secara mufakat I Wayan Gede Suweca Antara, S.Kom., M.Kom. untuk memimpin organisasi profesi guru ini untuk lima tahun kedepan. Tak lama berselang, pada Sidang Pleno III langsung dilaksanakan upacara pelantikan bagi Dewan Kehormatan IGI Wilayah Bali Periode 2026-2031. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup secara resmi pada pukul 16.00 WITA dengan upacara penutupan oleh panitia.
Terpilihnya ketua wilayah yang baru ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan kompetensi serta memajukan profesi guru di seluruh wilayah Pulau Dewata. Dengan semangat kolaborasi dan dedikasi yang tinggi, kepemimpinan baru ini memikul amanah besar untuk menginspirasi dunia pendidikan di Bali demi mewujudkan visi besar organisasi yaitu “Menjadi organisasi profesi guru yang mandiri, sejahtera, berkualitas, profesional, inovatif, inklusif, dan berwawasan global.”



Posting Komentar